Ular picung juga sering disebut dengan nama ular pudak bromo. Nama tersebut diberikan karena bagian tengkuknya menyerupai buah picung. Spesies ular ini seringkali ditemukan di dataran rendah.

Seperti ular lainnya, ular picung sangat aktif pada siang hari dan ditemukan di sekitar sungai, rawa, danau dan kolam. Ternyata reptil dikenal dengan bisa yang dimiliki rendah sehingga pernah disebut tidak berbahaya dan mematikan.

Apakah Ular Picung Berbahaya ?

Seiring berjalannya waktu ditemukan beberapa kasus gigitan dari ular picung yang berbahaya dan bisa berakibat fatal. Setelah temuan tersebut saat ini dikategorikan sebagai ular yang berbahaya dan berbisa tinggi.

Sebenarnya ular ini sangat jinak dan ramah, bahkan jarang menggigit. Tetapi jika merasa terganggu akan tiba-tiba menyerang tanda memperlihatkan tanda-tanda terlebih dahulu. Maka dari itu harus tetap hati-hati jika bertemu dengan ular ini.  Jadi jawabannya bahwa ular picung berbahaya karena berbisa tinggi. Jadi harus tetap waspada.

 

Ular Picung : Ular Asli Indonesia yang Berbahaya
Scroll to top